PGN Gagas Telah Salurkan 600 Meter Kubik Gas

17 Apr 2016 08:25
Tags

Back to list of posts

KEBOMAS PT Gagas Energy Indonesia, anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) berhasil menyalurkan 600 meter kubik gas pada Triwulan I/2016. Penyaluran itu dilakukan di area Surabaya dan Gresik. Dibanding periode yang sama tahun lalu, penyaluran tahun ini mengalami kenaniakn hingga 30 persen.

Head Area Regional II PT Gagas Energy Indonesia, Hakim Hariyono mengatakan, target penyaluran gas di Jawa Timur tahun ini ditetapkan sebesar 6.000 meter kubik gas. Dengan pencapaian 600 meter kubik pada triwulan pertama, pihaknya optimis target bisa tercapai. "Dari angka itu sebanyak 10 persen merupakan sektor transportasi,"ujar Hakim.

Dikatakan, gas yang disalurkan oleh PGN Gagas merupakan jenis Compressed Natural Gas (CNG) . Gas tersebut di distribusikan kepada pengguna gas melalui Mobil Refusing Unit (MRU) atau kendaraan pengangkut gas. Disebutkan, PGN Gagas saat ini mempunyai 4 unit MRU secara nasional. Dari jumlah itu, Jatim mendapat jatah satu unit yang diletakkan di halaman parkir Pemkab Gresik sejak pertengahan tahun kemarin.

"Kami khusus menangani gas yang sifatnya non pipa. Sedangkan untuk gas pipa langsung ditangani sendiri oleh PGN,"imbuhnya.

Hakim menilai, pangsa pasar gas di Jawa Timur sangat kompetitif. Hal itu terbukti dari semakin banyaknya produsen gas yang ada di Jatim. Kendati demikian, dia mengaku tidak banyak produsen gas yang mampu menggarap peluang pasar Jatim. "Jatim ini potensinya sangat besar. Pada tahun lalu kami ditarget menyalurkan gas sebanyak 3 juta meter kubik gas. Sedangkan tahun ini target meningkat hingga dua kali lipat,"terangnya.
http://bandarasoekarnohatta.com/jadwal-penerbangan/singapura

Ditempat terpisah, Sales Area Head PGN Surabaya Gresik, Dian Kuncoro menjelaskan, PGN melalui anak perusahaannya PT Gagas Energy terus mengedukasi penggunaan BBG.
http://bandarasoekarnohatta.com/hal/hotel

Comments: 0

Add a New Comment

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License