Sekolah Negeri Butuh Tambahan Komputer

09 Apr 2016 05:17
Tags

Back to list of posts

KOTA -Penyelenggaran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun 2017 mendatang rencananya akan ditambah. Namun meski digerojok dana dari APBD, jumlah sekolah negeri yang mengikuti UNBK ini sepertinya tetap kalah dengan sekolah swasta.

Saat ini pun, dari 31 sekolah yang sudah melaksanakan UNBK, juga kalah dibandingkan sekolah swasta, baik itu UNBK untuk SMP dan SMK. Dari lima SMP yang melaksanakan UNBK, tiga di antaranya adalah sekolah swasta. Sedangkan dari enam SMA, kedudukannya imbang yakni masing-masing tiga sekolah. Sementara untuk SMK perbandingannya jauh yakni 6 berbanding 14. Tapi ini bisa dimaklumi karena jumlah SMK swasta di Sidoarjo lebih banyak.

Dominasi sekolah swasta ini ternyata juga tak hanya dalam jumlah sekolah. Jumlah komputer pun swasta lebih unggul. Bahkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Sidoarjo memperkirakan dalam pelaksanaan UNBK tahun depan, sekolah negeri masih akan kalah.

Sekretaris Dispendik Sidoarjo Khusaini mengakui, jika penggunaan komputer pada UNBK tahun depan masih akan didominasi oleh sekolah swasta. Menurut dia, sekolah negeri lebih banyak menunggu alokasi bantuan dari Dispendik melalui APBD. "Sekolah negeri kan tidak bisa seenaknya menarik iuran," katanya.

Dia mengungkapkan, sekolah swasta memiliki peluang lebih besar mewujudkan UNBK karena memiliki anggaran yang besar. Bantuan sumbangan dari orang tua siswa maupun yayasan memudahkan sekolah membeli fasilitas dan peralatan komputer.

"Kami akui swasta memang dominan untuk kelengkapan fasilitas," ujarnya.

Namun ia menerangkan melalui Perubahan APBD tahun 2016 ini, Dispendik akan mengajukan anggaran untuk pengadaan komputer bagi sekolah. Anggaran ini untuk menambah jumlah komputer di sekolah negeri. Masalahnya, jumlahnya pun juga belum bisa merata. Penambahan komputer tersebut akan diberikan pada sekolah yang belum ada fasilitas komputer atau tidak, masih akan dikoordinasikan.

Kabid Pendidikan Menengah Tirto Adi mengatakan, saat ini pelaksanaan UNBK masih menggunakan shift karena kekurangan komputer. Sekolah yang telah memiliki komputer belum bisa memenuhi fasilitas IT tersebut untuk semua siswa.

"Namun jika nantinya pengajuan tambahan disetujui, lebih baik diberikan pada sekolah yang belum memiliki fasilitas komputer sama sekali," terangnya.
http://bandarasoekarnohatta.com/info-jadwal-kedatangan-pesawat-bandara-soekarno-hatta.info
Terpisah, anggota Komisi D Bangun Winarso mengatakan, jika pelaksanaan UNBK lebih praktis dan cepat maka Dispendik harus mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan anggaran komputer. Sekolah negeri juga harus bisa mengupayakan kelengkapan fasilitas bagi siswa.
http://bandarasoekarnohatta.com/harga-tiket-airasia-murah-ke-bali-2015.info
"Meski anggaran yang dibutuhkan besar setiap tahun harus ada untuk pengadaan komputer," ujarnya.

Comments: 0

Add a New Comment

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License